Monday, 6 November 2017

Sendiri
menghitung hari
tiada yg mengerti
apalagi simpati
Sendiri
suram
kelam
tanpa mentari
atau pelangi
Sekeliling
bagaikan tunggul tunggul mati
kadar ada
Sendiri
hanya diri yg mengerti
hargailah dirimu sendiri
mungkin hingga akhir nanti

Friday, 13 October 2017

Sendiri
menghitung hari
meneliti waktu berlari
kian hampir
muga aku tabah
hingga akhir hayat

Thursday, 12 October 2017

Terima kasih
RahmanMu
RahimMu
Namun berikan aku peluang
mengecap sedetik gembira
sdbelum mdngadapMu

Saturday, 20 May 2017

Mengapa ada insan
Sering menyapa
Memerhati dan ada tikanya
mengganggu hak aku
menghalang tiap
suara hatiku
Aku pasrah namun aku sedih
apa hak kamu
Mengapa selalu bersangka buruk
Aku dh bahagia dgn keluargaku
Tak perlu kau sangsi...aku bukan
seorang insan yang sebegitu

Friday, 12 May 2017

Ya Allah
Qabulkan harapan...cita cita
Dan hajat anakku
Kurniakan kejayaan dlm perniagaannya
Jadikan anakku hambaMu yang soleh
Berjaya seperti
Abdul rahman b Auf


Sunday, 9 April 2017

Sayang dan benci
umpama dua garis selari
tak akan bertemu
Sayang...lain kata bicaranya
Benci...berubah  riak rupa
Entah sukar dimengerti
Kata sayang
bertindak benci
Hanya Ilahi
mampu  menyelami....



Friday, 7 April 2017

Keliru
Sedih
Pilu
Keliru siapa aku di sisimu
isteri atau siapa
tiada kasih mesra
gurau senda
Sedih
berteman airmata
bukan emas permata dipinta
cuma kadar pengertian
menumpang kasih
sebelum menutup mata
Pilu
berteman sendu
aku sendiri
meniti aspal jalanan
Muga DIA....
memberi yang terbaik

Pewaris Sepi
Yan
7apr 2017